Connect with us

Pemerintahan

Disdagin: Panic Buying Picu Elpiji 3 Kg Langka dan Harga Naik?

Published

on

Gas Elpiji 3 Kg Subsidi di Sukabumi Mulai Langka

Pasundanupdate.com , SUKABUMI – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, semakin meluas. Selain sulit didapat, permintaan disebut menjadi pemicu utama kekosongan stok di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, mengatakan peningkatan kebutuhan masyarakat terjadi cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

“Penyebabnya banyak, mulai dari pembelian panik hingga permintaan tinggi. Saat ini permintaan di lapangan terpantau naik hampir dua kali lipat,” ujar Dani, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, penempatan tersebut membuat distribusi tidak mampu menyeimbangkan kebutuhan di lapangan. Akibatnya, pasokan yang datang ke pangkalan maupun pengecer cepat habis dalam waktu singkat.

Untuk mengatasi kondisi ini, kami telah melakukan koordinasi dengan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji guna menambah pasokan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Hiswana Migas dan SPBE. Pihak mereka sedang menjajakan kebutuhan tersebut. Kami pastikan kondisi ini sudah diketahui oleh pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pemerintahan

Jelang HUT RI, Calon Paskibraka Kota Sukabumi Dibekali Mental dan Jiwa Kepemimpinan

Published

on

SUKABUMI, PASUNDANUPDATE.COM – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, puluhan calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Sukabumi mendapat pembekalan mental, wawasan kebangsaan, dan motivasi dari Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Fajri Anbiyaa, di Aula Graha Rekonfu Polres Sukabumi Kota, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sukabumi, para pembina, pelatih, serta puluhan calon anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dalam sambutannya, Kompol Fajri Anbiyaa menyampaikan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah terpilih sebagai calon anggota Paskibraka. Menurutnya, mereka merupakan putra-putri terbaik Kota Sukabumi yang dipercaya mengemban tugas kenegaraan.

“Adik-adik adalah generasi terbaik Kota Sukabumi yang telah melalui proses seleksi. Tugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih adalah amanah besar yang harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh. Jadikan setiap proses latihan sebagai pembentuk karakter, mental yang kuat, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan,” ujar Fajri.

 

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan seorang anggota Paskibraka tidak hanya diukur dari kesuksesan saat bertugas pada upacara 17 Agustus, tetapi juga dari sikap dan perilaku yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap nantinya kalian tidak hanya sukses menjalankan tugas pengibaran bendera, tetapi juga menjadi pelopor ketertiban, keselamatan berlalu lintas, serta duta kamtibmas di tengah masyarakat. Tunjukkan bahwa Paskibraka adalah generasi muda yang mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.

Selain memberikan motivasi, Wakapolres mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kondisi fisik selama menjalani pemusatan latihan. Ia meminta para calon anggota Paskibraka menjaga pola makan bergizi, beristirahat dengan cukup, serta tetap menjaga kekompakan dan disiplin.

“Jaga kesehatan, ikuti seluruh arahan pelatih, dan tetap kompak selama menjalani latihan. Dengan persiapan yang maksimal, saya yakin kalian mampu menjalankan tugas negara dengan baik dan membanggakan Kota Sukabumi. Tetap semangat, karena kalian adalah calon pemimpin bangsa di masa depan,” pungkasnya.

 

Melalui pembekalan tersebut, diharapkan para calon anggota Paskibraka tidak hanya siap secara fisik dan mental menghadapi tugas pengibaran Bendera Merah Putih, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Continue Reading

Pemerintahan

Bukan Sekadar Akses Warga, Jembatan Prima Jantake Kini Hadirkan Keceriaan Anak-anak di Sungai Cimandiri

Published

on

PASUNDANUPDATE.COM, SUKABUMI – Gelak tawa anak-anak memecah suasana di bawah Jembatan Gantung Prima Jantake, Desa Sasagara, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (4/7/2026).

Mereka berenang dan bermain air di aliran Sungai Cimandiri tepat di bawah jembatan bersejarah yang baru saja diresmikan.

Pemandangan tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Di atas jembatan, warga bergantian berswafoto dan menikmati panorama Sungai Cimandiri. Sementara di bawah, anak-anak memanfaatkan air sungai yang jernih untuk berenang bersama teman-temannya.

Jembatan Gantung Prima Jantake diresmikan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo bersama Bupati Sukabumi Aep Japar bertepatan dengan momentum Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan tingginya antusiasme masyarakat terlihat sejak jembatan selesai dibangun. Banyak warga yang datang mengunjungi lokasi, terutama pada pagi dan sore hari selama masa libur sekolah.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat meresmikan Jembatan Gantung Prima Jantake. Semoga jembatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama anak-anak yang berangkat sekolah, petani yang mengangkut hasil pertanian, hingga masyarakat yang membutuhkan akses cepat menuju rumah sakit dalam kondisi darurat,” kata Sentot.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya menjadi sarana penghubung masyarakat, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata baru.

“Kawasan di sekitar Sungai Cimandiri sangat potensial dikembangkan menjadi lokasi arung jeram hingga spot swafoto yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Anak-anak Tengah Berenang di Bawah Jembatan Jantake Sungai Cimandiri

Sementara itu, Bupati Sukabumi Aep Japar mengapresiasi Polres Sukabumi Kota yang telah membangun kembali Jembatan Prima Jantake melalui program Hari Bhayangkara ke-80.

Menurut Aep, jembatan yang dibangun sejak tahun 1922 pada masa kolonial Belanda itu memiliki peran strategis karena menghubungkan Desa Sasagara dan Desa Bojonglongok, sekaligus menjadi akses penting bagi masyarakat di Kecamatan Kebonpedes, Nyalindung, dan Gegerbitung.

“Jembatan ini sangat luar biasa manfaatnya. Selain memperlancar distribusi hasil pertanian, juga memudahkan anak-anak menuju sekolah dan mempercepat masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan,” kata Aep.

Ia menjelaskan, selama bertahun-tahun jembatan tersebut hanya mendapat perbaikan sementara.

“Alhamdulillah melalui program Hari Bhayangkara ke-80 Polres Sukabumi Kota, jembatan ini akhirnya dibangun kembali secara permanen sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ucapnya.

Kini, selain kembali menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat, Jembatan Gantung Prima Jantake juga menghadirkan wajah baru kawasan Sungai Cimandiri.

Keceriaan anak-anak yang berenang di bawah jembatan dan ramainya warga menikmati pemandangan menjadi gambaran bahwa lokasi tersebut mulai tumbuh menjadi destinasi wisata keluarga di Kabupaten Sukabumi.

Continue Reading

Olahraga

Dua Atlet RIAP Sabet Dua Sabuk Bergengsi, Founder H. Dadang Terima Penghargaan Kapolres Sukabumi Kota

Published

on

PASUNDANUPDATE.COM SUKABUMI – Camp Bos Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP) menorehkan prestasi membanggakan pada momentum Hari Bhayangkara ke-80. Dua atlet binaannya sukses membawa pulang dua sabuk bergengsi pada ajang Sukabumi Nyerenteng Day Volume II.

Sementara Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi, menerima penghargaan dari Kapolres Sukabumi Kota atas dedikasinya dalam pembinaan generasi muda.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Rabu (1/7/2026).

Dua atlet yang mengharumkan nama Sukabumi itu adalah Mohamad Ramdan (20) yang sukses merebut Sabuk Kapolres Sukabumi Kota usai memenangi partai utama (main event), serta Rahmat Saepuloh (18) yang tampil sebagai peraih Sabuk Rumah Inspirasi setelah menunjukkan penampilan impresif di atas ring.

Tak hanya prestasi atlet, penghargaan juga diberikan kepada Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Polres Sukabumi Kota atas dedikasi dan kontribusinya dalam pembinaan sumber daya manusia (SDM) serta dukungan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui berbagai kegiatan positif yang melibatkan generasi muda.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan, Sukabumi Nyerenteng Day Volume II bukan sekadar ajang pertandingan bela diri, tetapi menjadi wadah pembinaan karakter, sportivitas, dan persaudaraan bagi para atlet muda.

“Mari sama-sama menjunjung tinggi sportivitas dan kondusivitas. Tampilkan kemampuan terbaik di atas ring, namun setelah pertandingan kita tetap berkawan. Jadikan ajang ini sebagai sarana meraih prestasi sekaligus mempererat persaudaraan,” ujar Sentot.

Ia menilai olahraga bela diri mampu membentuk disiplin, mental, dan karakter generasi muda sehingga diharapkan lahir lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sukabumi di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami berharap semakin banyak atlet muda yang berkembang dan membawa nama baik daerah melalui prestasi yang diraih,” katanya.

Sementara itu, Founder RIAP H. Dadang Kuswandi mengaku bersyukur atas capaian dua atlet binaannya yang berhasil membawa pulang dua sabuk bergengsi.

“Alhamdulillah, Mohamad Ramdan berhasil meraih Sabuk Kapolres Sukabumi Kota dan Rahmat Saepuloh menjadi peraih Sabuk Rumah Inspirasi. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang selama ini konsisten melakukan pembinaan,” ujar Dadang.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan RIAP berjalan ke arah yang positif. Ia memastikan RIAP akan terus mencetak atlet-atlet berprestasi sekaligus membangun karakter generasi muda melalui olahraga bela diri.

“Kami ingin olahraga bela diri menjadi wadah pembinaan karakter yang mampu menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan berbagai bentuk kenakalan remaja. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan mengukir prestasi,” pungkasnya.

Continue Reading

Favorit

Copyright © 2026 pasundanupdate.com.