Sosial
Akses Penghubung Kebonpedes–Gegerbitung Dibenahi, Kapolres Hadir untuk Warga
Pasundanupdate.com , Sukabumi – Kapolres Sukabumi Kota, Sentot Kunto Wibowo, turun langsung membantu warga dalam perbaikan Jembatan Gantung Jantake di Kampung Jantake RT 004/003, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Selasa (5/5/2026).
Jembatan sepanjang 35 meter tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan wilayah Kebonpedes dengan Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung. Selama ini, jembatan itu menjadi jalur utama aktivitas masyarakat, mulai dari pelajar hingga petani.
Salah satu warga, Ahmad (45), mengungkapkan bahwa kondisi jembatan sebelumnya cukup memprihatinkan. Meski rangka besinya masih kokoh, bagian alas pijakan banyak yang rusak bahkan berlubang.
“Jembatannya memang dari besi, tapi untuk alasnya sudah banyak yang rusak, bahkan ada yang bolong. Jadi kalau lewat harus ekstra hati-hati,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut kerap membahayakan warga, terutama saat membawa hasil pertanian maupun anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah.
“Kalau malam hari atau saat hujan, lebih berisiko lagi karena licin dan gelap,” tambahnya.
Ahmad pun mengapresiasi langkah cepat Kapolres Sukabumi Kota beserta jajaran dalam membantu perbaikan jembatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran yang sudah peduli membantu perbaikan jembatan ini. Semoga ke depan akses warga semakin aman dan lancar,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan Jembatan Gantung Jantake ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat,” katanya.
Menurutnya, jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung aktivitas warga, baik dalam bidang pendidikan, pekerjaan, maupun perekonomian.
“Jembatan ini adalah urat nadi kehidupan warga, yang menghubungkan aktivitas pendidikan, pekerjaan, dan perekonomian masyarakat sehari-hari,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari rangkaian pengabdian Polres Sukabumi Kota dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.
“Melalui revitalisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman tanpa rasa khawatir,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap jembatan tersebut mampu memperlancar distribusi hasil bumi serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di dua wilayah yang terhubung.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak masyarakat untuk ikut mengawal serta menjaga fasilitas yang telah dibangun.
“Mari kita awasi dan jaga bersama pembangunan ini, agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang,” pungkasnya.
Olahraga
Cari Bakat Esports Muda, Kapolres Sukabumi Kota Siapkan Jalur Menuju Kapolri Cup
PASUNDANUPDATE.COM, SUKABUMI – Polres Sukabumi Kota kembali membuka ruang kompetitif bagi generasi muda melalui Turnamen Esports Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026. Ajang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) ini dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026 di Mapolres Sukabumi Kota, bertepatan dengan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.
Mengangkat tema “Dream To Become Esport Champion”, turnamen ini tidak hanya menjadi arena adu strategi dan kemampuan, tetapi juga bagian dari jalur pembinaan berjenjang menuju kompetisi lebih tinggi dalam program Road to Kapolri Cup 2026.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menegaskan bahwa esports kini telah berkembang menjadi ruang prestasi baru bagi anak muda yang perlu diarahkan secara positif.
“Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026 kami hadirkan sebagai sarana pembinaan, bukan sekadar pertandingan, tetapi juga ruang pengembangan potensi generasi muda di bidang esport,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).
Ia menambahkan, para juara tidak hanya berhenti di tingkat kota, melainkan akan disiapkan untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.
“Pemenang akan kami dorong untuk mewakili Sukabumi di Kapolda Cup, hingga berlanjut ke Kapolri Cup sebagai bagian dari sistem pembinaan berjenjang,” katanya.
Menurutnya, esports menuntut lebih dari sekadar kemampuan bermain gim, melainkan juga kerja sama tim, komunikasi, disiplin, dan strategi yang matang. Hal ini membuatnya relevan sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.
Turnamen ini terbuka untuk peserta usia 16–22 tahun, dengan format tim 5 lawan 5 menggunakan sistem single elimination. Peserta di bawah usia 17 tahun wajib menyertakan izin orang tua atau wali.
Panitia juga menetapkan bahwa peserta merupakan pemain non-profesional. Seluruh peserta akan memperoleh e-sertifikat, sementara total hadiah yang diperebutkan mencapai jutaan rupiah, dengan rincian Juara 1 Rp2 juta, Juara 2 Rp1,5 juta, dan Juara 3 Rp500 ribu.
Pendaftaran dibuka gratis mulai 20 hingga 25 Juni 2026.
“Kami berharap ajang ini melahirkan talenta-talenta esports Sukabumi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional dan membawa nama baik daerah,” pungkasnya.
Sosial
Sinergi Polres Sukabumi Kota dan HDCI, Ojol Dapat Helm Gratis dan Anak Yatim Disantuni
PASUNDANUPDATE.COM, SUKABUMI – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Kota Sukabumi hujan aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Puluhan pengemudi ojek online (ojol) serta anak yatim tampak sumringah usai menerima helm gratis dan santunan dalam kegiatan bakti sosial Polres Sukabumi Kota bersama komunitas HDCI Sukabumi, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni peringatan, namun juga bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan pengendara serta bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Para driver ojol yang setiap hari beraktivitas di jalan raya menerima helm berstandar SNI untuk menunjang keselamatan saat bekerja. Sementara itu, santunan juga diberikan kepada anak yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut

Saat Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo memberikan Santunan kepada Anak Yatim
Salah satu penerima bantuan, Ewin Cemen (32), mengaku sangat terbantu dengan adanya helm baru yang diberikan. Ia menyebut helm lamanya sudah tidak layak digunakan karena setiap hari untuk mencari nafkah.
“Alhamdulillah sangat senang mendapatkan helm baru. Helm yang saya pakai sekarang sudah mulai kusam karena dipakai setiap hari untuk narik,” ujarnya.
Ia juga menuturkan bahwa kondisi helm lama kerap dikeluhkan penumpang.
“Kadang saya juga sering dapat komplain dari penumpang, seperti bau dan sudah bolong. Alhamdulillah dengan helm baru ini penumpang jadi lebih nyaman,” tambahnya.
Ketua HDCI Sukabumi, Sri Widagdo, mengatakan Pembagian helm ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan para pengendara, khususnya ojol yang setiap hari berada di jalan.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara.
“Melalui Pembagian helm ini, para pengendara diharapkan semakin disiplin dalam menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara kepolisian dan komunitas otomotif dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Sukabumi Kota bersama HDCI Sukabumi terhadap keselamatan para pengendara, khususnya ojek online,” katanya.
Ia menambahkan bahwa momentum HUT Bhayangkara menjadi pengingat betapa pentingnya berlalu lintas demi keselamatan bersama.
“Melalui momentum HUT Bhayangkara ini, kami ingin memperkuat kesadaran masyarakat agar semakin tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya,” tegasnya.
Echo Chamber
Warisan Budaya Sukabumi Diterima Luas, Bukti Semangat Melestarikan Jati Diri Bangsa
Ppasundanupdate.com|SUKABUMI, 15 Juni 2026 – Pagelaran seni budaya Kumara Lemah Karuhun yang digelar pada 14 Juni 2026 berlangsung dengan lancar dan sukses menyampaikan nilai-nilai kearifan lokal kepada masyarakat. Kesuksesan ini menjadi catatan positif sekaligus bukti nyata bahwa karya budaya daerah tetap mendapat tempat di hati publik.

Para Pemeran Drama Musikal Kumara Lemah Karuhun
Tim Manajemen Produksi, Rivaldi Indra Hapidzin, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara. Menurutnya, pertunjukan berjalan sesuai rencana berkat kerja sama yang solid antara tim produksi, seniman, komunitas kolaborator, relawan, dan seluruh pihak pendukung.
“Secara keseluruhan, acara berjalan lancar sesuai perencanaan. Kami menyadari masih ada beberapa catatan evaluasi, terutama terkait pengaturan arus penonton serta peningkatan fasilitas teknis untuk penyelenggaraan mendatang. Namun, yang terpenting, pesan budaya yang ingin disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh masyarakat yang hadir,” ujar Rivaldi.
Antusiasme penonton tercatat sangat tinggi hingga memenuhi kuota tempat pertunjukan. Respons positif yang diberikan sepanjang acara menjadi indikator kuat bahwa masyarakat Indonesia masih memiliki kepedulian dan ketertarikan yang mendalam terhadap karya seni yang berakar pada jati diri bangsa.
“Kami melihat penonton terlibat secara emosional mengikuti setiap alur pertunjukan. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan karya budaya yang relevan, edukatif, sekaligus membangun ruang dialog yang erat dengan masyarakat,” tambahnya.
Rivaldi juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Program Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui LPDP yang telah mendukung penuh proses penciptaan karya hingga pelaksanaan pagelaran. Apresiasi yang sama disampaikan kepada seluruh komunitas kolaborator, mitra media, para pendukung kegiatan, serta masyarakat luas yang telah menjadi bagian dari kesuksesan acara ini.
#KumaraLemahKaruhun #WarisanBudayaSukabumi #BudayaSunda #PelestarianBudaya #SeniBudaya #Sukabumi #DanaIndonesiana #LPDP #KementerianKebudayaanRI #JatiDiriBangsa
-
Hukum3 months agoSidang ke-5 Gugatan Wakaf, Aktivis Tegaskan Ada “Penyelundupan Hukum” dalam Kerja Sama Pemkot Sukabumi–YPPDB
-
Hukum5 months agoDeadlock, Gugatan Wakaf Wali Kota Sukabumi Masuk Tahap Pembacaan Gugatan
-
Uncategorized3 months ago“Menunggu di Jalan, Melawan di Waktu Luang: Suara Perlawanan Pengemudi Online dari Sukabumi”
-
Editorial5 months agoRamadan 1447 H Jadi Momentum Perubahan Kolektif, Bukan Sekadar Ibadah Personal
-
Headline3 months agoBedah Buku “Menunggu dan Mati Waktu Luang”: Ruang Konsolidasi Perlawanan Ojol di Sukabumi
-
Echo Chamber2 months agoKUMARA LEMAH KARUHUN: Menjawab Seruan Gubernur Jabar, Seni Pertunjukan Jadi Sekolah Karakter dan Kecerdasan Majemuk Generasi Muda
-
Feature5 months agoAsap Isep Sukabumi, Smoke House Kadudampit yang Tawarkan Sensasi Kuliner Asap dan Konsep Slow Living
-
Echo Chamber2 months agoUKM Seni Nusa Putra Jadi Peraih Penghargaan Terbanyak di Harmoni Budaya Festival 2026
