Connect with us

Sosial

Dari Ikatan Keluarga ke Meja Hijau, Sengketa Lahan di Sukabumi

Published

on

Pasundanupdate.com, Sukabumi – Sengketa lahan yang melibatkan hubungan kekeluargaan di Jalan Raya Lingkar Selatan, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, kini memasuki babak akhir di meja hijau. Perselisihan antara pihak yang telah menguasai lahan selama puluhan tahun dengan ahli waris pemilik lama tersebut berujung gugatan hukum dan segera diputus Pengadilan Negeri Kota Sukabumi pada 5 Mei 2026 mendatang.

Kuasa hukum tergugat, Edep Sujana, yakni Adam Mandela, S.H dari Kantor Hukum Mandela, Batubara and Partners, menjelaskan bahwa perkara ini tidak sekadar konflik kepemilikan lahan, tetapi juga menyangkut hubungan keluarga yang kini merenggang akibat perbedaan klaim.

“Sengketa ini berawal dari transaksi jual beli antara klien kami dengan almarhum pada tahun 1987 yang dilakukan secara bertahap. Tanah tersebut kemudian dikuasai dan dikelola tanpa sengketa selama lebih dari 30 tahun,” ujar Adam kepada wartawan, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, kepemilikan lahan didukung oleh tiga Akta Jual Beli (AJB) dengan total luas sekitar 4.750 meter persegi. Selama puluhan tahun, tidak pernah ada keberatan dari pihak mana pun hingga akhirnya muncul gugatan dari pihak yang mengatasnamakan ahli waris pada tahun 2025.

“Yang menggugat ini merupakan ahli waris, namun saat transaksi terjadi, yang bersangkutan masih di bawah umur. Sehingga sangat mungkin tidak mengetahui adanya proses jual beli tersebut,” tambahnya.

Dalam persidangan, lanjut Adam, sejumlah fakta justru menguatkan posisi tergugat. Bahkan saksi dari pihak penggugat disebut mengakui bahwa lahan tersebut telah lama dikuasai tanpa sengketa.

Ia juga menilai gugatan tersebut lemah secara hukum, lantaran bukti ahli waris yang diajukan dinilai telah kedaluwarsa, sehingga tidak memiliki kekuatan sebagai dasar klaim kepemilikan.

“Kalau mengacu pada prinsip hukum, pihak yang baru mengajukan klaim setelah puluhan tahun dapat dianggap telah melepaskan haknya,” tegasnya.

Selain itu, Adam memastikan bahwa seluruh dokumen yang dimiliki kliennya telah melalui prosedur resmi, termasuk verifikasi sebelum transaksi dilakukan. Proses jual beli pun dilakukan di hadapan notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dengan itikad baik.

Terkait adanya isu dugaan Akta Jual Beli palsu, ia menegaskan hal tersebut bukan ranah kliennya.

“Dokumen itu dikeluarkan oleh lembaga berwenang. Perlu dipahami juga, pada era 80 hingga 90-an, sistem administrasi belum serapi sekarang, sehingga proses penerbitan dokumen bisa memakan waktu,” jelasnya.

Pihaknya pun optimistis majelis hakim akan memberikan putusan yang adil berdasarkan fakta persidangan.

“Kami menilai persoalan ini sebenarnya sudah selesai sejak jual beli terjadi puluhan tahun lalu. Kini kami tinggal menunggu putusan majelis hakim,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Olahraga

Cari Bakat Esports Muda, Kapolres Sukabumi Kota Siapkan Jalur Menuju Kapolri Cup

Published

on

PASUNDANUPDATE.COM, SUKABUMI – Polres Sukabumi Kota kembali membuka ruang kompetitif bagi generasi muda melalui Turnamen Esports Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026. Ajang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) ini dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026 di Mapolres Sukabumi Kota, bertepatan dengan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.

Mengangkat tema “Dream To Become Esport Champion”, turnamen ini tidak hanya menjadi arena adu strategi dan kemampuan, tetapi juga bagian dari jalur pembinaan berjenjang menuju kompetisi lebih tinggi dalam program Road to Kapolri Cup 2026.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menegaskan bahwa esports kini telah berkembang menjadi ruang prestasi baru bagi anak muda yang perlu diarahkan secara positif.

“Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026 kami hadirkan sebagai sarana pembinaan, bukan sekadar pertandingan, tetapi juga ruang pengembangan potensi generasi muda di bidang esport,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).

Ia menambahkan, para juara tidak hanya berhenti di tingkat kota, melainkan akan disiapkan untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.

“Pemenang akan kami dorong untuk mewakili Sukabumi di Kapolda Cup, hingga berlanjut ke Kapolri Cup sebagai bagian dari sistem pembinaan berjenjang,” katanya.

Menurutnya, esports menuntut lebih dari sekadar kemampuan bermain gim, melainkan juga kerja sama tim, komunikasi, disiplin, dan strategi yang matang. Hal ini membuatnya relevan sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.

Turnamen ini terbuka untuk peserta usia 16–22 tahun, dengan format tim 5 lawan 5 menggunakan sistem single elimination. Peserta di bawah usia 17 tahun wajib menyertakan izin orang tua atau wali.

Panitia juga menetapkan bahwa peserta merupakan pemain non-profesional. Seluruh peserta akan memperoleh e-sertifikat, sementara total hadiah yang diperebutkan mencapai jutaan rupiah, dengan rincian Juara 1 Rp2 juta, Juara 2 Rp1,5 juta, dan Juara 3 Rp500 ribu.

Pendaftaran dibuka gratis mulai 20 hingga 25 Juni 2026.

“Kami berharap ajang ini melahirkan talenta-talenta esports Sukabumi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional dan membawa nama baik daerah,” pungkasnya.

Continue Reading

Sosial

Sinergi Polres Sukabumi Kota dan HDCI, Ojol Dapat Helm Gratis dan Anak Yatim Disantuni

Published

on

PASUNDANUPDATE.COM, SUKABUMI – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Kota Sukabumi hujan aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Puluhan pengemudi ojek online (ojol) serta anak yatim tampak sumringah usai menerima helm gratis dan santunan dalam kegiatan bakti sosial Polres Sukabumi Kota bersama komunitas HDCI Sukabumi, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni peringatan, namun juga bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan pengendara serta bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Para driver ojol yang setiap hari beraktivitas di jalan raya menerima helm berstandar SNI untuk menunjang keselamatan saat bekerja. Sementara itu, santunan juga diberikan kepada anak yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut

Saat Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo memberikan Santunan kepada Anak Yatim

Salah satu penerima bantuan, Ewin Cemen (32), mengaku sangat terbantu dengan adanya helm baru yang diberikan. Ia menyebut helm lamanya sudah tidak layak digunakan karena setiap hari untuk mencari nafkah.

“Alhamdulillah sangat senang mendapatkan helm baru. Helm yang saya pakai sekarang sudah mulai kusam karena dipakai setiap hari untuk narik,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa kondisi helm lama kerap dikeluhkan penumpang.

“Kadang saya juga sering dapat komplain dari penumpang, seperti bau dan sudah bolong. Alhamdulillah dengan helm baru ini penumpang jadi lebih nyaman,” tambahnya.

Ketua HDCI Sukabumi, Sri Widagdo, mengatakan Pembagian helm ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan para pengendara, khususnya ojol yang setiap hari berada di jalan.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara.

“Melalui Pembagian helm ini, para pengendara diharapkan semakin disiplin dalam menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara kepolisian dan komunitas otomotif dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Sukabumi Kota bersama HDCI Sukabumi terhadap keselamatan para pengendara, khususnya ojek online,” katanya.

Ia menambahkan bahwa momentum HUT Bhayangkara menjadi pengingat betapa pentingnya berlalu lintas demi keselamatan bersama.

“Melalui momentum HUT Bhayangkara ini, kami ingin memperkuat kesadaran masyarakat agar semakin tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya,” tegasnya.

Continue Reading

Echo Chamber

Warisan Budaya Sukabumi Diterima Luas, Bukti Semangat Melestarikan Jati Diri Bangsa

Published

on

Ppasundanupdate.com|SUKABUMI, 15 Juni 2026 – Pagelaran seni budaya Kumara Lemah Karuhun yang digelar pada 14 Juni 2026 berlangsung dengan lancar dan sukses menyampaikan nilai-nilai kearifan lokal kepada masyarakat. Kesuksesan ini menjadi catatan positif sekaligus bukti nyata bahwa karya budaya daerah tetap mendapat tempat di hati publik.

Para Pemeran Drama Musikal Kumara Lemah Karuhun

Tim Manajemen Produksi, Rivaldi Indra Hapidzin, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara. Menurutnya, pertunjukan berjalan sesuai rencana berkat kerja sama yang solid antara tim produksi, seniman, komunitas kolaborator, relawan, dan seluruh pihak pendukung.

“Secara keseluruhan, acara berjalan lancar sesuai perencanaan. Kami menyadari masih ada beberapa catatan evaluasi, terutama terkait pengaturan arus penonton serta peningkatan fasilitas teknis untuk penyelenggaraan mendatang. Namun, yang terpenting, pesan budaya yang ingin disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh masyarakat yang hadir,” ujar Rivaldi.

Antusiasme penonton tercatat sangat tinggi hingga memenuhi kuota tempat pertunjukan. Respons positif yang diberikan sepanjang acara menjadi indikator kuat bahwa masyarakat Indonesia masih memiliki kepedulian dan ketertarikan yang mendalam terhadap karya seni yang berakar pada jati diri bangsa.

“Kami melihat penonton terlibat secara emosional mengikuti setiap alur pertunjukan. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan karya budaya yang relevan, edukatif, sekaligus membangun ruang dialog yang erat dengan masyarakat,” tambahnya.

Rivaldi juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Program Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui LPDP yang telah mendukung penuh proses penciptaan karya hingga pelaksanaan pagelaran. Apresiasi yang sama disampaikan kepada seluruh komunitas kolaborator, mitra media, para pendukung kegiatan, serta masyarakat luas yang telah menjadi bagian dari kesuksesan acara ini.

#KumaraLemahKaruhun #WarisanBudayaSukabumi #BudayaSunda #PelestarianBudaya #SeniBudaya #Sukabumi #DanaIndonesiana #LPDP #KementerianKebudayaanRI #JatiDiriBangsa

Continue Reading

Favorit

Copyright © 2026 pasundanupdate.com.