Olahraga
Cari Bakat Esports Muda, Kapolres Sukabumi Kota Siapkan Jalur Menuju Kapolri Cup
PASUNDANUPDATE.COM, SUKABUMI – Polres Sukabumi Kota kembali membuka ruang kompetitif bagi generasi muda melalui Turnamen Esports Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026. Ajang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) ini dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026 di Mapolres Sukabumi Kota, bertepatan dengan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.
Mengangkat tema “Dream To Become Esport Champion”, turnamen ini tidak hanya menjadi arena adu strategi dan kemampuan, tetapi juga bagian dari jalur pembinaan berjenjang menuju kompetisi lebih tinggi dalam program Road to Kapolri Cup 2026.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menegaskan bahwa esports kini telah berkembang menjadi ruang prestasi baru bagi anak muda yang perlu diarahkan secara positif.
“Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026 kami hadirkan sebagai sarana pembinaan, bukan sekadar pertandingan, tetapi juga ruang pengembangan potensi generasi muda di bidang esport,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).
Ia menambahkan, para juara tidak hanya berhenti di tingkat kota, melainkan akan disiapkan untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.
“Pemenang akan kami dorong untuk mewakili Sukabumi di Kapolda Cup, hingga berlanjut ke Kapolri Cup sebagai bagian dari sistem pembinaan berjenjang,” katanya.
Menurutnya, esports menuntut lebih dari sekadar kemampuan bermain gim, melainkan juga kerja sama tim, komunikasi, disiplin, dan strategi yang matang. Hal ini membuatnya relevan sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.
Turnamen ini terbuka untuk peserta usia 16–22 tahun, dengan format tim 5 lawan 5 menggunakan sistem single elimination. Peserta di bawah usia 17 tahun wajib menyertakan izin orang tua atau wali.
Panitia juga menetapkan bahwa peserta merupakan pemain non-profesional. Seluruh peserta akan memperoleh e-sertifikat, sementara total hadiah yang diperebutkan mencapai jutaan rupiah, dengan rincian Juara 1 Rp2 juta, Juara 2 Rp1,5 juta, dan Juara 3 Rp500 ribu.
Pendaftaran dibuka gratis mulai 20 hingga 25 Juni 2026.
“Kami berharap ajang ini melahirkan talenta-talenta esports Sukabumi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional dan membawa nama baik daerah,” pungkasnya.
Olahraga
Dua Atlet RIAP Sabet Dua Sabuk Bergengsi, Founder H. Dadang Terima Penghargaan Kapolres Sukabumi Kota
PASUNDANUPDATE.COM SUKABUMI – Camp Bos Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP) menorehkan prestasi membanggakan pada momentum Hari Bhayangkara ke-80. Dua atlet binaannya sukses membawa pulang dua sabuk bergengsi pada ajang Sukabumi Nyerenteng Day Volume II.
Sementara Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi, menerima penghargaan dari Kapolres Sukabumi Kota atas dedikasinya dalam pembinaan generasi muda.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Rabu (1/7/2026).
Dua atlet yang mengharumkan nama Sukabumi itu adalah Mohamad Ramdan (20) yang sukses merebut Sabuk Kapolres Sukabumi Kota usai memenangi partai utama (main event), serta Rahmat Saepuloh (18) yang tampil sebagai peraih Sabuk Rumah Inspirasi setelah menunjukkan penampilan impresif di atas ring.
Tak hanya prestasi atlet, penghargaan juga diberikan kepada Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Polres Sukabumi Kota atas dedikasi dan kontribusinya dalam pembinaan sumber daya manusia (SDM) serta dukungan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui berbagai kegiatan positif yang melibatkan generasi muda.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan, Sukabumi Nyerenteng Day Volume II bukan sekadar ajang pertandingan bela diri, tetapi menjadi wadah pembinaan karakter, sportivitas, dan persaudaraan bagi para atlet muda.
“Mari sama-sama menjunjung tinggi sportivitas dan kondusivitas. Tampilkan kemampuan terbaik di atas ring, namun setelah pertandingan kita tetap berkawan. Jadikan ajang ini sebagai sarana meraih prestasi sekaligus mempererat persaudaraan,” ujar Sentot.
Ia menilai olahraga bela diri mampu membentuk disiplin, mental, dan karakter generasi muda sehingga diharapkan lahir lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sukabumi di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami berharap semakin banyak atlet muda yang berkembang dan membawa nama baik daerah melalui prestasi yang diraih,” katanya.
Sementara itu, Founder RIAP H. Dadang Kuswandi mengaku bersyukur atas capaian dua atlet binaannya yang berhasil membawa pulang dua sabuk bergengsi.
“Alhamdulillah, Mohamad Ramdan berhasil meraih Sabuk Kapolres Sukabumi Kota dan Rahmat Saepuloh menjadi peraih Sabuk Rumah Inspirasi. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang selama ini konsisten melakukan pembinaan,” ujar Dadang.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan RIAP berjalan ke arah yang positif. Ia memastikan RIAP akan terus mencetak atlet-atlet berprestasi sekaligus membangun karakter generasi muda melalui olahraga bela diri.
“Kami ingin olahraga bela diri menjadi wadah pembinaan karakter yang mampu menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan berbagai bentuk kenakalan remaja. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan mengukir prestasi,” pungkasnya.
Olahraga
Ramdan Taklukkan Atlet Karawang, Sabuk Kapolres Sukabumi Kota Tetap di Tangan Petarung RIAP
PASUNDANUPDATE.COM, SUKABUMI – Gemuruh tepuk tangan memenuhi GOR Merdeka Kota Sukabumi saat wasit mengangkat tangan Ramdan (20), petarung Camp Bos RIAP, sebagai pemenang partai utama Sukabumi Nyerenteng Day Volume II. Kemenangan mutlak atas atlet asal Karawang itu sekaligus mengantarkan putra daerah Sukabumi tersebut meraih Sabuk Kapolres Sukabumi Kota.
Laga yang menjadi penutup ajang bela diri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 itu berlangsung sengit. Namun sejak ronde awal, Ramdan tampil percaya diri, mendominasi jalannya pertandingan hingga akhirnya dinyatakan unggul mutlak oleh dewan juri.
Ketua Panitia Sukabumi Nyerenteng Day Volume II, Anggi Sendrayogi, menyebut kemenangan Ramdan menjadi bukti bahwa atlet-atlet binaan Sukabumi memiliki kualitas untuk bersaing dengan petarung dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah partai utama berlangsung seru dan sportif. Ramdan dari Camp Bos RIAP berhasil meraih Sabuk Kapolres Sukabumi Kota setelah mengalahkan petarung asal Karawang,” ujarnya, Senin (29/6/2026).
Menurut Anggi, Sukabumi Nyerenteng Day bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet dan pencarian bibit-bibit petarung potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Sukabumi di level regional hingga nasional.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, menegaskan turnamen tersebut menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus membangun karakter melalui olahraga.
“Kami ingin generasi muda memiliki ruang yang positif untuk menyalurkan energi, minat, dan bakatnya. Melalui Sukabumi Nyerenteng Day, mereka bisa menunjukkan prestasi, membangun mental juara, sekaligus menjauhi tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai perilaku negatif lainnya,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, persaingan cukup dilakukan di atas ring, sedangkan setelah pertandingan selesai seluruh atlet tetap harus menjaga persaudaraan.
Sementara itu, Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi, menilai Nyerenteng Day telah berkembang menjadi momentum penting dalam mencetak atlet sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Melalui kolaborasi Polres Sukabumi Kota dan Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP), ajang ini diharapkan terus berlanjut setiap tahun sebagai wadah lahirnya petarung-petarung muda yang mampu membawa nama Sukabumi bersinar di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.
“Nyerenteng Day bukan sekadar ajang adu kemampuan di atas ring. Yang lebih penting adalah membangun karakter, sportivitas, dan mental pantang menyerah para generasi muda agar mereka memiliki ruang untuk berprestasi dan mengharumkan nama Sukabumi,” tuturnya.
Olahraga
Jangan Tawuran, Mending Tarung di Arena! Kapolres Ajak Anak Muda Ikut Nyerenteng Day Vol II
PASUNDANUPDATE.COM, SUKABUMI – Bagi para pecinta olahraga tarung dan generasi muda yang memiliki bakat di bidang bela diri, Hari Nyerenteng Sukabumi Jilid II menjadi ajang yang sayang untuk dilewatkan.
Event yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tersebut akan berlangsung di GOR Merdeka Kota Sukabumi pada 27-28 Juni 2026 dengan mempertandingkan cabang Striking dan Freestyle Boxing.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengajak para remaja untuk menjadikan ajang tersebut sebagai wadah penyalur bakat, energi, dan semangat kompetisi secara positif.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi ruang yang positif bagi para remaja dan generasi muda untuk menyalurkan energi, minat, serta bakatnya melalui olahraga. Ini merupakan salah satu bentuk pelatihan yang sangat baik di tengah berbagai tantangan pergaulan dan perkembangan sosial saat ini,” ujar Sentot.
Menurutnya, olahraga bukan sekedar soal menang dan kalah. Lebih dari itu, olahraga mampu membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta mental juara yang dibutuhkan generasi muda dalam menghadapi masa depan.
“Kami ingin hadir tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya pencegahan dan pembinaan. Kegiatan seperti Hari Nyerenteng Sukabumi menjadi ruang yang positif bagi anak-anak muda untuk mengembangkan potensi, membangun mental juara, memperluas persaudaraan, serta menjauhkan diri dari pergaulan negatif, menutupi narkoba, tawuran, dan tindak pidana lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Steering Committee (SC) Hari Nyerenteng Sukabumi Jilid II, Abah Obi, mengatakan event tahun ini akan diikuti sekitar 140 peserta dari berbagai daerah dengan total 70 pertandingan.
Selain pertandingan reguler, panitia juga menyiapkan sekitar 10 partai utama atau acara utama yang dikemas lebih menarik sebagai pertandingan hiburan.
“Main event ini bersifat hiburan, namun tetap memberikan nilai edukasi dan sportivitas. Para peserta juga akan mendapatkan apresiasi berupa uang pelatihan maupun merchandise,” kata Abah Obi.
Tak hanya itu, dua sabuk bergengsi yakni Sabuk Kapolres Sukabumi Kota dan Sabuk RIAP akan diperebutkan pada partai-partai unggulan yang diprediksi menjadi daya tarik utama selama pelaksanaan event.
Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi, menilai Nyerenteng Day bukan hanya menjadi ajang adu kemampuan para petarung, namun juga sarana pembinaan karakter generasi muda melalui olahraga.
“Event seperti ini harus terus dikembangkan agar menjadi ruang prestasi yang sehat dan positif bagi generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sukabumi Kota berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang kelak dapat mengharumkan nama Sukabumi di tingkat regional, nasional hingga internasional.
“Bagi yang merasa memiliki kemampuan di dunia tarung, ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan prestasi sekaligus membuktikan bahwa anak muda dapat disalurkan melalui jalur yang positif, sportif, dan terkejut,” tutupnya.
-
Hukum3 months agoSidang ke-5 Gugatan Wakaf, Aktivis Tegaskan Ada “Penyelundupan Hukum” dalam Kerja Sama Pemkot Sukabumi–YPPDB
-
Hukum5 months agoDeadlock, Gugatan Wakaf Wali Kota Sukabumi Masuk Tahap Pembacaan Gugatan
-
Uncategorized3 months ago“Menunggu di Jalan, Melawan di Waktu Luang: Suara Perlawanan Pengemudi Online dari Sukabumi”
-
Editorial5 months agoRamadan 1447 H Jadi Momentum Perubahan Kolektif, Bukan Sekadar Ibadah Personal
-
Headline3 months agoBedah Buku “Menunggu dan Mati Waktu Luang”: Ruang Konsolidasi Perlawanan Ojol di Sukabumi
-
Echo Chamber2 months agoKUMARA LEMAH KARUHUN: Menjawab Seruan Gubernur Jabar, Seni Pertunjukan Jadi Sekolah Karakter dan Kecerdasan Majemuk Generasi Muda
-
Feature5 months agoAsap Isep Sukabumi, Smoke House Kadudampit yang Tawarkan Sensasi Kuliner Asap dan Konsep Slow Living
-
Echo Chamber2 months agoUKM Seni Nusa Putra Jadi Peraih Penghargaan Terbanyak di Harmoni Budaya Festival 2026
