Olahraga
Hebat! Mulki dan Andra Harumkan Nama RIAP di Laindel Combat Sport
Pasundanupdate.com, SUKABUMI – Atlet kick boxing asal Rumah Inspirasi Sukabumi (RIAP), Mulki Al Khoeri (20), kembali menunjukkan tajinya di dunia olahraga tarung. Ia berhasil meraih kemenangan dalam event bergengsi Laindel Combat Sport Vol 2 yang digelar di Cianjur, Minggu (12/4/2026).
Mulki yang merupakan juara PON 2024 itu tampil dominan saat menghadapi lawannya, seorang atlet Muay Thai asal Cianjur yang juga berstatus juara PON dan berlatar belakang anggota TNI.
Dalam pertarungan sengit kelas 70 kilogram, Mulki sukses menumbangkan lawannya hanya dalam satu kali pertandingan, membuktikan kualitas dan mental juara yang dimilikinya.
Tak hanya Mulki, atlet RIAP lainnya, Andra Alamsyah (20), juga berhasil meraih kemenangan di kelas 57 kilogram, menambah daftar prestasi tim dalam ajang tersebut.
Wasit juri pertandingan, Anggi Sendrayogi, menjelaskan bahwa ajang tersebut merupakan perebutan sabuk Laindel yang diikuti puluhan atlet dari berbagai daerah.
“Total ada 44 partai dengan sekitar 80 peserta. Untuk main event ada 10 partai yang diisi atlet-atlet terbaik,” ujarnya.
Menurutnya, khusus di kelas 70 kilogram, para petarung yang diturunkan merupakan atlet pilihan yang telah memiliki rekam jejak prestasi di berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Jadi pertandingan ini mempertemukan para juara dengan kelas, pengalaman, dan prestasi yang seimbang. Mulki juga melawan atlet Muay Thai Cianjur yang sama-sama pernah juara PON,” jelasnya.
Sementara itu, pelatih RIAP, Abah Obi, mengaku bangga atas capaian anak didiknya tersebut. Ia menyebut kemenangan ini merupakan hasil dari latihan disiplin dan mental bertanding yang kuat.
“Alhamdulillah, ini buah dari kerja keras anak-anak selama latihan. Mulki tampil tenang, fokus, dan mampu menjalankan strategi dengan baik di ring. Begitu juga Andra Alamsyah yang tampil maksimal di kelas 57 kilogram. Ini menunjukkan kesiapan dan perkembangan atlet RIAP semakin baik,” kata Abah Obi.
Ia menambahkan, kemenangan ini diharapkan menjadi motivasi bagi atlet lain di RIAP untuk terus berkembang.
“Harapannya, ini jadi pemicu semangat bagi atlet lain. Kita ingin terus melahirkan petarung-petarung berprestasi dari Sukabumi,” tandasnya.
Founder RIAP Sukabumi, H. Dadang Kuswandi, turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih para atletnya. Ia menyebut kemenangan Mulki dan Andra Alamsyah menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan di RIAP.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian Mulki Al Khoeri dan Andra Alamsyah. Keduanya menunjukkan kualitas sebagai atlet berprestasi yang mampu bersaing di level tinggi. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan di RIAP berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan terhadap perkembangan RIAP Sukabumi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan support, sehingga RIAP bisa terus melahirkan atlet-atlet berprestasi,” katanya.
Menurutnya, RIAP Sukabumi selama ini berada di bawah pembinaan Polres Sukabumi Kota, yang turut berperan dalam mendorong kemajuan atlet.
“Kami juga berterima kasih kepada Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo, serta Kapolres sebelumnya yang kini menjabat Kombes Ari Setyawan Wibowo, atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan,” ungkapnya.
Ia juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada tim pelatih.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para pelatih Boxing MMA RIAP, Abah Obi, Egi, dan Anggi, serta pelatih lainnya yang telah melatih dan membina para atlet hingga bisa meraih prestasi ini,” tambahnya.
Ia berharap sinergi tersebut terus terjalin demi kemajuan olahraga beladiri di Sukabumi.
“Semoga ke depan prestasi seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak atlet berprestasi lahir dari Sukabumi,” pungkasnya.
Olahraga
Dua Atlet RIAP Sabet Dua Sabuk Bergengsi, Founder H. Dadang Terima Penghargaan Kapolres Sukabumi Kota
PASUNDANUPDATE.COM SUKABUMI – Camp Bos Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP) menorehkan prestasi membanggakan pada momentum Hari Bhayangkara ke-80. Dua atlet binaannya sukses membawa pulang dua sabuk bergengsi pada ajang Sukabumi Nyerenteng Day Volume II.
Sementara Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi, menerima penghargaan dari Kapolres Sukabumi Kota atas dedikasinya dalam pembinaan generasi muda.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Rabu (1/7/2026).
Dua atlet yang mengharumkan nama Sukabumi itu adalah Mohamad Ramdan (20) yang sukses merebut Sabuk Kapolres Sukabumi Kota usai memenangi partai utama (main event), serta Rahmat Saepuloh (18) yang tampil sebagai peraih Sabuk Rumah Inspirasi setelah menunjukkan penampilan impresif di atas ring.
Tak hanya prestasi atlet, penghargaan juga diberikan kepada Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Polres Sukabumi Kota atas dedikasi dan kontribusinya dalam pembinaan sumber daya manusia (SDM) serta dukungan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui berbagai kegiatan positif yang melibatkan generasi muda.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan, Sukabumi Nyerenteng Day Volume II bukan sekadar ajang pertandingan bela diri, tetapi menjadi wadah pembinaan karakter, sportivitas, dan persaudaraan bagi para atlet muda.
“Mari sama-sama menjunjung tinggi sportivitas dan kondusivitas. Tampilkan kemampuan terbaik di atas ring, namun setelah pertandingan kita tetap berkawan. Jadikan ajang ini sebagai sarana meraih prestasi sekaligus mempererat persaudaraan,” ujar Sentot.
Ia menilai olahraga bela diri mampu membentuk disiplin, mental, dan karakter generasi muda sehingga diharapkan lahir lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sukabumi di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami berharap semakin banyak atlet muda yang berkembang dan membawa nama baik daerah melalui prestasi yang diraih,” katanya.
Sementara itu, Founder RIAP H. Dadang Kuswandi mengaku bersyukur atas capaian dua atlet binaannya yang berhasil membawa pulang dua sabuk bergengsi.
“Alhamdulillah, Mohamad Ramdan berhasil meraih Sabuk Kapolres Sukabumi Kota dan Rahmat Saepuloh menjadi peraih Sabuk Rumah Inspirasi. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang selama ini konsisten melakukan pembinaan,” ujar Dadang.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan RIAP berjalan ke arah yang positif. Ia memastikan RIAP akan terus mencetak atlet-atlet berprestasi sekaligus membangun karakter generasi muda melalui olahraga bela diri.
“Kami ingin olahraga bela diri menjadi wadah pembinaan karakter yang mampu menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan berbagai bentuk kenakalan remaja. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan mengukir prestasi,” pungkasnya.
Olahraga
Ramdan Taklukkan Atlet Karawang, Sabuk Kapolres Sukabumi Kota Tetap di Tangan Petarung RIAP
PASUNDANUPDATE.COM, SUKABUMI – Gemuruh tepuk tangan memenuhi GOR Merdeka Kota Sukabumi saat wasit mengangkat tangan Ramdan (20), petarung Camp Bos RIAP, sebagai pemenang partai utama Sukabumi Nyerenteng Day Volume II. Kemenangan mutlak atas atlet asal Karawang itu sekaligus mengantarkan putra daerah Sukabumi tersebut meraih Sabuk Kapolres Sukabumi Kota.
Laga yang menjadi penutup ajang bela diri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 itu berlangsung sengit. Namun sejak ronde awal, Ramdan tampil percaya diri, mendominasi jalannya pertandingan hingga akhirnya dinyatakan unggul mutlak oleh dewan juri.
Ketua Panitia Sukabumi Nyerenteng Day Volume II, Anggi Sendrayogi, menyebut kemenangan Ramdan menjadi bukti bahwa atlet-atlet binaan Sukabumi memiliki kualitas untuk bersaing dengan petarung dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah partai utama berlangsung seru dan sportif. Ramdan dari Camp Bos RIAP berhasil meraih Sabuk Kapolres Sukabumi Kota setelah mengalahkan petarung asal Karawang,” ujarnya, Senin (29/6/2026).
Menurut Anggi, Sukabumi Nyerenteng Day bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet dan pencarian bibit-bibit petarung potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Sukabumi di level regional hingga nasional.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, menegaskan turnamen tersebut menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus membangun karakter melalui olahraga.
“Kami ingin generasi muda memiliki ruang yang positif untuk menyalurkan energi, minat, dan bakatnya. Melalui Sukabumi Nyerenteng Day, mereka bisa menunjukkan prestasi, membangun mental juara, sekaligus menjauhi tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai perilaku negatif lainnya,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, persaingan cukup dilakukan di atas ring, sedangkan setelah pertandingan selesai seluruh atlet tetap harus menjaga persaudaraan.
Sementara itu, Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi, menilai Nyerenteng Day telah berkembang menjadi momentum penting dalam mencetak atlet sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Melalui kolaborasi Polres Sukabumi Kota dan Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP), ajang ini diharapkan terus berlanjut setiap tahun sebagai wadah lahirnya petarung-petarung muda yang mampu membawa nama Sukabumi bersinar di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.
“Nyerenteng Day bukan sekadar ajang adu kemampuan di atas ring. Yang lebih penting adalah membangun karakter, sportivitas, dan mental pantang menyerah para generasi muda agar mereka memiliki ruang untuk berprestasi dan mengharumkan nama Sukabumi,” tuturnya.
Olahraga
Cari Bakat Esports Muda, Kapolres Sukabumi Kota Siapkan Jalur Menuju Kapolri Cup
PASUNDANUPDATE.COM, SUKABUMI – Polres Sukabumi Kota kembali membuka ruang kompetitif bagi generasi muda melalui Turnamen Esports Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026. Ajang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) ini dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026 di Mapolres Sukabumi Kota, bertepatan dengan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.
Mengangkat tema “Dream To Become Esport Champion”, turnamen ini tidak hanya menjadi arena adu strategi dan kemampuan, tetapi juga bagian dari jalur pembinaan berjenjang menuju kompetisi lebih tinggi dalam program Road to Kapolri Cup 2026.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menegaskan bahwa esports kini telah berkembang menjadi ruang prestasi baru bagi anak muda yang perlu diarahkan secara positif.
“Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026 kami hadirkan sebagai sarana pembinaan, bukan sekadar pertandingan, tetapi juga ruang pengembangan potensi generasi muda di bidang esport,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).
Ia menambahkan, para juara tidak hanya berhenti di tingkat kota, melainkan akan disiapkan untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.
“Pemenang akan kami dorong untuk mewakili Sukabumi di Kapolda Cup, hingga berlanjut ke Kapolri Cup sebagai bagian dari sistem pembinaan berjenjang,” katanya.
Menurutnya, esports menuntut lebih dari sekadar kemampuan bermain gim, melainkan juga kerja sama tim, komunikasi, disiplin, dan strategi yang matang. Hal ini membuatnya relevan sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.
Turnamen ini terbuka untuk peserta usia 16–22 tahun, dengan format tim 5 lawan 5 menggunakan sistem single elimination. Peserta di bawah usia 17 tahun wajib menyertakan izin orang tua atau wali.
Panitia juga menetapkan bahwa peserta merupakan pemain non-profesional. Seluruh peserta akan memperoleh e-sertifikat, sementara total hadiah yang diperebutkan mencapai jutaan rupiah, dengan rincian Juara 1 Rp2 juta, Juara 2 Rp1,5 juta, dan Juara 3 Rp500 ribu.
Pendaftaran dibuka gratis mulai 20 hingga 25 Juni 2026.
“Kami berharap ajang ini melahirkan talenta-talenta esports Sukabumi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional dan membawa nama baik daerah,” pungkasnya.
-
Hukum3 months agoSidang ke-5 Gugatan Wakaf, Aktivis Tegaskan Ada “Penyelundupan Hukum” dalam Kerja Sama Pemkot Sukabumi–YPPDB
-
Hukum5 months agoDeadlock, Gugatan Wakaf Wali Kota Sukabumi Masuk Tahap Pembacaan Gugatan
-
Uncategorized3 months ago“Menunggu di Jalan, Melawan di Waktu Luang: Suara Perlawanan Pengemudi Online dari Sukabumi”
-
Editorial5 months agoRamadan 1447 H Jadi Momentum Perubahan Kolektif, Bukan Sekadar Ibadah Personal
-
Headline3 months agoBedah Buku “Menunggu dan Mati Waktu Luang”: Ruang Konsolidasi Perlawanan Ojol di Sukabumi
-
Echo Chamber2 months agoKUMARA LEMAH KARUHUN: Menjawab Seruan Gubernur Jabar, Seni Pertunjukan Jadi Sekolah Karakter dan Kecerdasan Majemuk Generasi Muda
-
Feature5 months agoAsap Isep Sukabumi, Smoke House Kadudampit yang Tawarkan Sensasi Kuliner Asap dan Konsep Slow Living
-
Echo Chamber2 months agoUKM Seni Nusa Putra Jadi Peraih Penghargaan Terbanyak di Harmoni Budaya Festival 2026