Connect with us

Headline

Goalpara Tea Park, Destinasi Wisata Alam dan Rekreasi Favorit di Sukabumi

Published

on

Goalpara Tea Park, Destinasi Wisata Alam dan Rekreasi Favorit di Sukabumi
Goalpara Tea Park, Destinasi Wisata Alam dan Rekreasi Favorit di Sukabumi
Goalpara Tea Park, Destinasi Wisata Alam dan Rekreasi Favorit di Sukabumi
Oleh : Rangga Desi Peterhabibi

KABUPATEN SUKABUMI — Kabupaten Sukabumi terus menghadirkan destinasi wisata yang memadukan keindahan alam dengan fasilitas rekreasi modern.
Salah satu yang kini menjadi perhatian wisatawan adalah Goalpara Tea Park, kawasan wisata berbasis perkebunan teh yang menawarkan panorama alam sekaligus beragam wahana hiburan.
Terletak di kawasan perkebunan teh Goalpara, Kecamatan Sukaraja, Goalpara Tea Park menyuguhkan hamparan hijau kebun teh dengan latar pegunungan yang sejuk dan asri.
Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat Kota Sukabumi menjadikan tempat ini mudah diakses dan cocok sebagai tujuan wisata keluarga.

Goalpara Tea Park tidak hanya menawarkan pemandangan alam, tetapi juga berbagai wahana rekreasi yang dapat dinikmati oleh pengunjung dari berbagai usia. Beberapa fasilitas yang tersedia di antaranya wahana permainan anak, spot foto instagramable, area outbound, jembatan teh (tea bridge), hingga kafe dan area bersantai yang menghadap langsung ke kebun teh.

Keunikan Goalpara Tea Park terletak pada konsep wisatanya yang menggabungkan rekreasi, edukasi, dan pelestarian alam. Pengunjung dapat menikmati suasana perkebunan teh sekaligus mengenal lebih dekat aktivitas pertanian teh yang menjadi bagian penting dari sejarah dan ekonomi lokal Sukabumi.

Pengelola juga terus melakukan pengembangan fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, termasuk penataan area wisata, penambahan wahana, serta penyediaan sarana pendukung seperti area parkir, toilet, dan tempat ibadah.

Dengan udara yang sejuk, panorama alam yang menenangkan, serta fasilitas yang semakin lengkap, Goalpara Tea Park menjadi salah satu alternatif wisata unggulan di Sukabumi.
Destinasi ini diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Bedah Buku “Menunggu dan Mati Waktu Luang”: Ruang Konsolidasi Perlawanan Ojol di Sukabumi

Published

on

Pansundanupdate.com, SUKABUMI — Perlawanan pengemudi ojek online (ojol) hari ini tidak lagi semata berbicara soal tarif dan insentif. Lebih dari itu, gerakan kolektif ojol telah berkembang menjadi kesadaran bersama tentang siapa yang mengendalikan kerja, aplikasi, hingga kehidupan para pengemudi.

Kesadaran tersebut akan menjadi fokus dalam kegiatan bedah buku berjudul “Menunggu dan Mati Waktu Luang”yang akan digelar pada 14 April 2026 di Kota Sukabumi.

Melalui bunga rampai tulisan para pengemudi ojol, buku ini mengungkap bagaimana praktik eksploitasi terbentuk dalam sistem kerja berbasis aplikasi, bagaimana perlawanan tumbuh dari pengalaman sehari-hari, serta mengapa perjuangan ojol hari ini perlu melampaui batas hukum menuju ranah ekonomi-politik.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga ruang belajar bersama untuk mempertajam cara pandang terhadap persoalan ojol yang semakin kompleks.

Acara ini akan menghadirkan para penulis sekaligus pelaku langsung dalam gerakan ojol, di antaranya:

  • Ahmad Supendi, Ketua Serikat Demokrasi Pengemudi Indonesia (SDPI)
  • Linawati, Anggota SDPI
  • Renny Sondari, Aktivis ojol Sukabumi

Selain itu, diskusi juga akan diperkaya oleh tanggapan dari akademisi dan pegiat gerakan demokrasi serta Hak Asasi Manusia, yaitu:

  • Nurhikmat, SH, Direktur LBH Sukabumi Officium Nobile
  • Rozak Daud, SH, Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Sukabumi

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi gerakan ojol sekaligus membuka ruang dialog lintas sektor dalam memperjuangkan kesejahteraan pengemudi.

Acara akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: 14 April 2026
Waktu: 13.00 WIB – selesai
Tempat: Warkop Kusbick, Jl. Sriwidari No.50, Gunungpuyuh, Kota Sukabumi

Penyelenggara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut hadir dan meramaikan diskusi ini.

“Jangan sampai ketinggalan. Ini bukan sekadar bedah buku, tapi ruang untuk memahami dan memperkuat perjuangan bersama,” ujar panitia.

Salam satu aspal. ✊

#pasundanupdate

Continue Reading

Headline

Dana Rp3 Miliar Mengalir, Progres Mandek: Pengembang Proyek Gedung MUI Dipertanyakan

Published

on

Pasundanupdate.com, SUKABUMI – Proyek pembangunan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi yang didanai hibah Rp3 miliar dari APBD 2025 terus menuai perhatian publik. Sejumlah pihak mendorong adanya keterbukaan informasi terkait progres pembangunan agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.

Sorotan ini mencuat seiring belum terlihatnya perkembangan signifikan di lapangan. Kondisi tersebut memicu pertanyaan publik mengenai sejauh mana realisasi proyek yang dibiayai menggunakan uang negara.

Sekretaris Umum MUI Kabupaten Sukabumi, Ujang Hamdun, menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan dalam pelaksanaan teknis pembangunan. Ia menyebut, seluruh proses mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan berada di bawah kendali dinas teknis terkait.

“Kami hanya berada pada posisi administratif, yaitu melakukan pembayaran sesuai progres pekerjaan yang telah diverifikasi,” ujarnya.

Menurutnya, mekanisme pembangunan telah diatur melalui sistem Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), sehingga seluruh tahapan harus dilalui secara prosedural, termasuk proses lelang dan pengawasan oleh konsultan.

Meski demikian, ia mengakui pentingnya keterbukaan informasi kepada publik, mengingat proyek tersebut bersumber dari dana hibah pemerintah daerah.

“Karena ini dana publik, maka semua pihak yang memiliki kewenangan teknis harus menyampaikan progres secara terbuka kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menanggapi isu yang berkembang terkait proyek mangkrak. Menurutnya, pembangunan masih berjalan, hanya saja saat ini berada pada tahap administratif dan teknis yang belum sepenuhnya terlihat secara fisik di lapangan.

“Bukan mangkrak, tetapi masih dalam proses sesuai tahapan. Informasi yang beredar perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” jelasnya.

Di sisi lain, dorongan transparansi juga diarahkan kepada pemerintah daerah dan pihak pelaksana proyek agar tidak menimbulkan krisis kepercayaan publik. Keterbukaan dinilai menjadi kunci untuk meredam polemik yang berkembang.

Dengan besarnya anggaran yang digelontorkan, masyarakat berharap proyek pembangunan Gedung MUI tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi.

 

Continue Reading

Headline

Momentum HPN 2026, Polres Sukabumi Kota dan PWI Pererat Kolaborasi

Published

on

Kegiatan Seremonial Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot bersama PWI Kota Sukabumi

KOTA SUKABUMI – Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengunjungi Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi di Komplek Gedung Pemuda, Rabu (11/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus HUT PWI ke-80.

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari agenda silaturahmi AKBP Sentot Kunto Wibowo yang baru memasuki hari ketiga menjabat sebagai Kapolres Sukabumi Kota.

“Alhamdulillah, hari ini kami dapat bersilaturahmi dengan rekan-rekan PWI Kota Sukabumi dalam momentum Hari Pers Nasional. Kebetulan ini hari ketiga kami bertugas di Polres Sukabumi Kota,” ujar Sentot.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menegaskan pentingnya sinergitas antara kepolisian dan insan pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam penyebarluasan informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta menangkal penyebaran hoaks di era digital.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Sukabumi Ikbal Zaelani Saptari menyambut baik kunjungan Kapolres beserta jajaran. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi bentuk penguatan kemitraan antara pers dan aparat penegak hukum.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan kerja sama antara Polres Sukabumi Kota dan PWI Kota Sukabumi dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami berharap sinergitas antara wartawan dan kepolisian dapat terus terjalin, baik melalui komunikasi, koordinasi, maupun kolaborasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” kata Ikbal (Mil)

Continue Reading

Favorit

Copyright © 2026 pasundanupdate.com.