Connect with us

Olahraga

Terbaik se-Indonesia, Wakapolres Sukabumi Kota Sabet Juara 3 Tembak Presisi Kapolri Cup 2026

Published

on

PASUNDANUPDATE.COM, SUKABUMI– Persaingan ketat mewarnai ajang Kapolri Cup Shooting Championship 2026 yang mempertemukan personel Polri terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Di tengah kompetisi bergengsi tersebut, Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Fajri Anbiyaa, berhasil menorehkan prestasi dengan meraih juara 3 pada kategori Tembak Presisi 25 Meter Individu Perwira Menengah (Pamen).

Prestasi tersebut diraih saat kejuaraan berlangsung di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Minggu (26/7/2026). Kompol Fajri tampil sebagai wakil Polda Jawa Barat dan mampu bersaing dengan peserta dari berbagai satuan kepolisian di seluruh Indonesia.

Kompol Fajri mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih podium merupakan hasil dari latihan yang konsisten serta dukungan berbagai pihak selama persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Jawa Barat yang telah mensupport dan mendukung kami sehingga kami sampai di titik ini di Kapolri Cup Shooting Championship,” Fajri, Senin (27/7/2026).

Ia mengatakan, dukungan dari Kapolda Jawa Barat menjadi motivasi baginya untuk tampil maksimal di tengah persaingan yang diikuti personel-personel terbaik dari seluruh Indonesia. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan menjadi tanggung jawab yang harus dibuktikan melalui prestasi.

“Terima kasih juga kepada Bapak Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, atas dukungan dan doanya sehingga kami bisa mendapatkan juara 3,” ungkapnya.

Selain menyampaikan apresiasi kepada pimpinan, Kompol Fajri berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi personel Polri lainnya untuk terus mengasah kemampuan, meningkatkan profesionalisme, serta mengharumkan nama institusi melalui berbagai ajang kompetisi.

Kapolri Cup Shooting Championship 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Juli 2026. Kejuaraan tersebut mempertandingkan berbagai nomor, mulai dari kategori IPSC (International Practical Shooting Confederation), Non-IPSC untuk handgun dan PCC, hingga Tembak Presisi kategori individu maupun beregu yang diikuti personel Polri dari berbagai jenjang kepangkatan.

Tak hanya menjadi ajang kompetisi, Kapolri Cup Shooting Championship juga menjadi bagian dari pembinaan atlet menembak Polri sekaligus sarana meningkatkan kemampuan personel dalam menggunakan senjata api secara tepat, profesional, dan bertanggung jawab. Melalui berbagai kategori yang dipertandingkan, peserta diuji kemampuan, kecepatan, ketepatan, konsistensi, serta pengambilan keputusan sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Raihan juara 3 yang diraih Wakapolres Sukabumi Kota tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi personel Polri lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi dan menorehkan prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Olahraga

Dua Atlet RIAP Sabet Dua Sabuk Bergengsi, Founder H. Dadang Terima Penghargaan Kapolres Sukabumi Kota

Published

on

PASUNDANUPDATE.COM SUKABUMI – Camp Bos Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP) menorehkan prestasi membanggakan pada momentum Hari Bhayangkara ke-80. Dua atlet binaannya sukses membawa pulang dua sabuk bergengsi pada ajang Sukabumi Nyerenteng Day Volume II.

Sementara Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi, menerima penghargaan dari Kapolres Sukabumi Kota atas dedikasinya dalam pembinaan generasi muda.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Rabu (1/7/2026).

Dua atlet yang mengharumkan nama Sukabumi itu adalah Mohamad Ramdan (20) yang sukses merebut Sabuk Kapolres Sukabumi Kota usai memenangi partai utama (main event), serta Rahmat Saepuloh (18) yang tampil sebagai peraih Sabuk Rumah Inspirasi setelah menunjukkan penampilan impresif di atas ring.

Tak hanya prestasi atlet, penghargaan juga diberikan kepada Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Polres Sukabumi Kota atas dedikasi dan kontribusinya dalam pembinaan sumber daya manusia (SDM) serta dukungan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui berbagai kegiatan positif yang melibatkan generasi muda.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan, Sukabumi Nyerenteng Day Volume II bukan sekadar ajang pertandingan bela diri, tetapi menjadi wadah pembinaan karakter, sportivitas, dan persaudaraan bagi para atlet muda.

“Mari sama-sama menjunjung tinggi sportivitas dan kondusivitas. Tampilkan kemampuan terbaik di atas ring, namun setelah pertandingan kita tetap berkawan. Jadikan ajang ini sebagai sarana meraih prestasi sekaligus mempererat persaudaraan,” ujar Sentot.

Ia menilai olahraga bela diri mampu membentuk disiplin, mental, dan karakter generasi muda sehingga diharapkan lahir lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sukabumi di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami berharap semakin banyak atlet muda yang berkembang dan membawa nama baik daerah melalui prestasi yang diraih,” katanya.

Sementara itu, Founder RIAP H. Dadang Kuswandi mengaku bersyukur atas capaian dua atlet binaannya yang berhasil membawa pulang dua sabuk bergengsi.

“Alhamdulillah, Mohamad Ramdan berhasil meraih Sabuk Kapolres Sukabumi Kota dan Rahmat Saepuloh menjadi peraih Sabuk Rumah Inspirasi. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang selama ini konsisten melakukan pembinaan,” ujar Dadang.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan RIAP berjalan ke arah yang positif. Ia memastikan RIAP akan terus mencetak atlet-atlet berprestasi sekaligus membangun karakter generasi muda melalui olahraga bela diri.

“Kami ingin olahraga bela diri menjadi wadah pembinaan karakter yang mampu menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan berbagai bentuk kenakalan remaja. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan mengukir prestasi,” pungkasnya.

Continue Reading

Olahraga

Ramdan Taklukkan Atlet Karawang, Sabuk Kapolres Sukabumi Kota Tetap di Tangan Petarung RIAP

Published

on

PASUNDANUPDATE.COM, SUKABUMI – Gemuruh tepuk tangan memenuhi GOR Merdeka Kota Sukabumi saat wasit mengangkat tangan Ramdan (20), petarung Camp Bos RIAP, sebagai pemenang partai utama Sukabumi Nyerenteng Day Volume II. Kemenangan mutlak atas atlet asal Karawang itu sekaligus mengantarkan putra daerah Sukabumi tersebut meraih Sabuk Kapolres Sukabumi Kota.

Laga yang menjadi penutup ajang bela diri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 itu berlangsung sengit. Namun sejak ronde awal, Ramdan tampil percaya diri, mendominasi jalannya pertandingan hingga akhirnya dinyatakan unggul mutlak oleh dewan juri.

Ketua Panitia Sukabumi Nyerenteng Day Volume II, Anggi Sendrayogi, menyebut kemenangan Ramdan menjadi bukti bahwa atlet-atlet binaan Sukabumi memiliki kualitas untuk bersaing dengan petarung dari berbagai daerah.

“Alhamdulillah partai utama berlangsung seru dan sportif. Ramdan dari Camp Bos RIAP berhasil meraih Sabuk Kapolres Sukabumi Kota setelah mengalahkan petarung asal Karawang,” ujarnya, Senin (29/6/2026).

Menurut Anggi, Sukabumi Nyerenteng Day bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet dan pencarian bibit-bibit petarung potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Sukabumi di level regional hingga nasional.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, menegaskan turnamen tersebut menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus membangun karakter melalui olahraga.

“Kami ingin generasi muda memiliki ruang yang positif untuk menyalurkan energi, minat, dan bakatnya. Melalui Sukabumi Nyerenteng Day, mereka bisa menunjukkan prestasi, membangun mental juara, sekaligus menjauhi tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai perilaku negatif lainnya,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, persaingan cukup dilakukan di atas ring, sedangkan setelah pertandingan selesai seluruh atlet tetap harus menjaga persaudaraan.

Sementara itu, Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi, menilai Nyerenteng Day telah berkembang menjadi momentum penting dalam mencetak atlet sekaligus membentuk karakter generasi muda.

Melalui kolaborasi Polres Sukabumi Kota dan Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP), ajang ini diharapkan terus berlanjut setiap tahun sebagai wadah lahirnya petarung-petarung muda yang mampu membawa nama Sukabumi bersinar di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

“Nyerenteng Day bukan sekadar ajang adu kemampuan di atas ring. Yang lebih penting adalah membangun karakter, sportivitas, dan mental pantang menyerah para generasi muda agar mereka memiliki ruang untuk berprestasi dan mengharumkan nama Sukabumi,” tuturnya.

Continue Reading

Olahraga

Cari Bakat Esports Muda, Kapolres Sukabumi Kota Siapkan Jalur Menuju Kapolri Cup

Published

on

PASUNDANUPDATE.COM, SUKABUMI – Polres Sukabumi Kota kembali membuka ruang kompetitif bagi generasi muda melalui Turnamen Esports Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026. Ajang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) ini dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026 di Mapolres Sukabumi Kota, bertepatan dengan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.

Mengangkat tema “Dream To Become Esport Champion”, turnamen ini tidak hanya menjadi arena adu strategi dan kemampuan, tetapi juga bagian dari jalur pembinaan berjenjang menuju kompetisi lebih tinggi dalam program Road to Kapolri Cup 2026.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menegaskan bahwa esports kini telah berkembang menjadi ruang prestasi baru bagi anak muda yang perlu diarahkan secara positif.

“Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026 kami hadirkan sebagai sarana pembinaan, bukan sekadar pertandingan, tetapi juga ruang pengembangan potensi generasi muda di bidang esport,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).

Ia menambahkan, para juara tidak hanya berhenti di tingkat kota, melainkan akan disiapkan untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.

“Pemenang akan kami dorong untuk mewakili Sukabumi di Kapolda Cup, hingga berlanjut ke Kapolri Cup sebagai bagian dari sistem pembinaan berjenjang,” katanya.

Menurutnya, esports menuntut lebih dari sekadar kemampuan bermain gim, melainkan juga kerja sama tim, komunikasi, disiplin, dan strategi yang matang. Hal ini membuatnya relevan sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.

Turnamen ini terbuka untuk peserta usia 16–22 tahun, dengan format tim 5 lawan 5 menggunakan sistem single elimination. Peserta di bawah usia 17 tahun wajib menyertakan izin orang tua atau wali.

Panitia juga menetapkan bahwa peserta merupakan pemain non-profesional. Seluruh peserta akan memperoleh e-sertifikat, sementara total hadiah yang diperebutkan mencapai jutaan rupiah, dengan rincian Juara 1 Rp2 juta, Juara 2 Rp1,5 juta, dan Juara 3 Rp500 ribu.

Pendaftaran dibuka gratis mulai 20 hingga 25 Juni 2026.

“Kami berharap ajang ini melahirkan talenta-talenta esports Sukabumi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional dan membawa nama baik daerah,” pungkasnya.

Continue Reading

Favorit

Copyright © 2026 pasundanupdate.com.