Pasundanupdate.com. – SUKABUMI ,Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Universitas Nusa Putra, Lisensi, tampil sebagai peraih penghargaan terbanyak dalam ajang Harmoni Budaya Festival 2026. Acara yang berlangsung pada 23–24 Mei 2026 tersebut diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Vokasi IPB Sukabumi melalui Departemen Seni dan Budaya.
Dalam kompetisi yang diikuti lebih dari 300 peserta dari 12 perguruan tinggi se-Jabodetabek dan Jawa Barat itu, delegasi Universitas Nusa Putra sukses membawa pulang lima penghargaan dari tiga kategori lomba utama, yakni musik, karya visual, dan tari.
Prestasi tersebut diraih melalui penampilan gemilang mahasiswa Universitas Nusa Putra di berbagai cabang perlombaan. Pada kategori Solo Vokal, Xena Leviana Br. Siregar berhasil meraih Juara 1, sementara Nabila Syahputri memperoleh Juara 2.
Di kategori Poster Digital, Cristian Cahayadi sukses meraih Juara 3 melalui karya visual yang dinilai memiliki kekuatan pesan budaya dan nilai estetika tinggi.
Sementara itu, kategori tari menjadi penyumbang penghargaan terbanyak bagi Lisensi. Grup Tari Swarnadewi berhasil meraih Juara 1 dengan penampilan memukau yang mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri. Kelompok tersebut beranggotakan Mukhti Aulia Nazar, Aliza Ainun Salsabila, Intan Apriliani, Ruaida, dan Ayu Sri Mulyani.
Tak kalah membanggakan, Grup Tari Raspati juga sukses meraih Juara 3 berkat kekompakan tim dan kualitas gerak yang dinilai kuat selama penampilan. Grup ini terdiri atas Indah Nursyafitri, Az Zahra Khoirunnisha, Meli Amelia, Putri Noviar, dan Farisa Oktavia Sumantri.
Keberhasilan dua kelompok tari tersebut melengkapi capaian Lisensi yang tahun ini berhasil membawa pulang total lima penghargaan sekaligus. Hasil itu menempatkan UKM Seni Universitas Nusa Putra sebagai salah satu kontingen paling menonjol dalam festival seni mahasiswa tersebut.
Koreografer Divisi Tari Lisensi, Sekaligus kepala bidang pendidikan dan kebudayaan Di Yayasan Bumi Karuhun Kadudampit (YBKK), Indra Gandara, S.Pd., M.Pd., mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses latihan panjang dan kerjasama solid seluruh anggota tim.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi mahasiswa melalui seni. Yang terpenting bukan hanya hasil yang diperoleh, tetapi juga proses pembelajaran, disiplin, dan kolaborasi yang terbangun selama persiapan,” ujar Indra.
Menurutnya, proses persiapan karya tari dilakukan secara bertahap melalui latihan rutin, penyempurnaan koreografi, hingga evaluasi berbagai aspek pertunjukan.
Dalam proses pembinaan, Indra didampingi oleh asisten koreografer Zein. Keduanya terlibat aktif dalam pengembangan konsep karya hingga pendampingan peserta selama masa persiapan dan pelaksanaan kompetisi.
Dukungan penuh juga diberikan oleh Viranie Dwi Monikawatie, M.Pd., selaku Pembina UKM Seni Universitas Nusa Putra. Ia menilai kegiatan seni mahasiswa memiliki peran penting dalam membangun kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan kolaborasi mahasiswa.
“Partisipasi dalam festival seni menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil pembelajaran sekaligus memperluas wawasan melalui interaksi dengan peserta dari berbagai latar belakang institusi,” tambah Viranie.
Sementara itu, Ketua Panitia Harmoni Budaya Festival 2026, Rizky Pratama, memberikan apresiasi terhadap kualitas penampilan seluruh peserta, khususnya delegasi Universitas Nusa Putra.
“Standar penampilan tahun ini sangat tinggi. Penampilan dari UKM Seni Nusa Putra menjadi salah satu yang terbaik, baik dari segi kedalaman makna karya maupun kualitas teknis pertunjukan. Mereka layak menyandang predikat kontingen dengan perolehan penghargaan terbanyak tahun ini,” ungkap Rizky.
Harmoni Budaya Festival 2026 sendiri digelar sebagai wadah apresiasi bagi mahasiswa yang memiliki minat dan kemampuan di bidang seni dan budaya. Melalui berbagai kategori lomba yang diselenggarakan, peserta memperoleh kesempatan untuk menampilkan karya kreatif dalam bentuk pertunjukan maupun karya visual.
Bagi Lisensi, capaian tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengembangkan kegiatan seni di lingkungan kampus. Selain berfokus pada prestasi, organisasi ini juga mendorong mahasiswa menjadikan seni sebagai ruang pembelajaran, kolaborasi, dan pembentukan karakter.
Perolehan lima penghargaan sekaligus menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa Universitas Nusa Putra dalam melestarikan dan mengembangkan seni, mulai dari musik, seni visual, hingga seni pertunjukan.
Dengan hasil tersebut, UKM Seni Universitas Nusa Putra menutup partisipasinya di Harmoni Budaya Festival 2026 dengan catatan sangat positif. Lima penghargaan yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para peserta, tetapi juga mencerminkan komitmen organisasi dalam mendukung pengembangan seni dan budaya di kalangan generasi muda Indonesia.