Editorial
Curug Sodong, Permata Air Terjun Kembar di Jantung Geopark Ciletuh
Pasundanupdate.com — Di balik bentang alam megah kawasan Geopark Ciletuh, tersembunyi sebuah air terjun yang selalu berhasil membuat siapa pun terdiam beberapa saat saat pertama kali melihatnya. Namanya Curug Sodong, air terjun kembar yang berada di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Dikelilingi rimbunnya pepohonan tropis dan tebing batu purba khas kawasan Ciletuh, Curug Sodong menghadirkan suasana yang sulit dijelaskan hanya lewat foto. Gemuruh air yang jatuh dari ketinggian berpadu dengan udara lembab pegunungan menciptakan pengalaman yang menenangkan sekaligus memukau.
Curug ini dikenal sebagai salah satu ikon wisata alam di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark. Salah satu daya tarik utamanya adalah dua aliran air yang berdampingan, sehingga masyarakat menyebutnya sebagai “Curug Kembar” atau “Air Terjun Panganten”.
Foto: Rista-Curug Sodong Ciletuh.
Nama “Sodong” sendiri berasal dari bahasa Sunda yang merujuk pada cekungan mirip goa di balik air terjun. Dari sudut tertentu, pengunjung dapat melihat rongga alami di balik derasnya aliran air, menciptakan panorama yang terasa seperti lukisan alam hidup.
Menariknya lagi, Curug Sodong menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan karena akses menuju lokasi relatif mudah dibanding beberapa curug lain di kawasan Ciletuh. Kendaraan roda dua maupun roda empat bisa mencapai area wisata dengan cukup nyaman.
Selain menikmati air terjun, wisatawan juga bisa merasakan atmosfer khas geopark dunia. Kawasan Ciletuh sendiri dikenal memiliki bentang alam purba dengan nilai geologi tinggi yang telah diakui UNESCO. Tebing batu, sungai, perbukitan hijau hingga garis pantai selatan menjadi satu kesatuan ekosistem yang membuat wilayah ini berbeda dari destinasi wisata biasa.
Bagi pecinta fotografi, Curug Sodong menawarkan banyak sudut menarik. Pepohonan besar di sekitar air terjun membentuk frame alami, sementara kabut tipis dari hempasan air sering menciptakan nuansa dramatis terutama pada pagi dan sore hari.
Tak sedikit wisatawan menyebut Curug Sodong sebagai tempat untuk “recharge” dari hiruk pikuk kota. Duduk di bebatuan sambil mendengar suara air jatuh menjadi pengalaman sederhana yang justru paling dicari.
Namun di balik keindahannya, kawasan ini juga mengingatkan pentingnya menjaga alam. Beberapa waktu lalu kondisi air Curug Sodong sempat menjadi perhatian karena berubah keruh akibat faktor lingkungan di aliran sungai hulunya. Hal itu menjadi pengingat bahwa kelestarian kawasan geopark harus dijaga bersama.
Kini Curug Sodong tetap menjadi salah satu wajah paling memikat dari Sukabumi Selatan tempat di mana alam, sejarah geologi, dan ketenangan bertemu dalam satu lanskap yang sulit dilupakan.
Fakta Menarik Curug Sodong
- Berada di kawasan UNESCO Global Geopark Ciletuh
- Dijuluki Curug Kembar atau Air Terjun Panganten
- Memiliki dua aliran air utama setinggi sekitar 20 meter
- Nama “Sodong” berasal dari cekungan mirip goa di balik air terjun
- Menjadi salah satu curug dengan akses termudah di kawasan Ciletuh
- Cocok untuk camping, fotografi alam, hingga healing wisata alam
#pasundanupdate #potensidesa #unesco